Sebagai pusat inti transit dan sirkulasi kargo, operasi shift ganda siang dan malam telah menjadi mode normal untuk meningkatkan efisiensi operasi dan memenuhi permintaan pertumbuhan volume kargo. Forklift, sebagai peralatan inti penanganan kargo di lapangan, berdampak langsung pada kelangsungan operasi. Terutama dalam skenario operasi intensitas tinggi shift ganda, perbedaan kinerja ketahanan berbagai jenis daya forklift akan berdampak signifikan pada biaya operasi dan efisiensi taman.
Kinerja Truk Forklift Bahan Bakar dalam Rentang shift ganda
Daya tahan forklift bahan bakar terutama tergantung pada kapasitas tangki bahan bakar. Setelah model konvensional diisi dengan bahan bakar, biasanya dapat mendukung 8 hingga 10 jam operasi terus menerus. Dalam kasus skenario operasi shift ganda siang dan malam, umumnya perlu menyelesaikan operasi pengisian bahan bakar antar shift. Proses pengisian bahan bakar relatif cepat, dan dapat diselesaikan dalam 10 hingga 15 menit dalam kondisi terampil, yang dapat memulihkan kapasitas kerja dengan cepat. Namun, di lingkungan suhu rendah forklift bahan bakar di malam hari, efisiensi start mesin akan menurun, dan jarak jelajah yang sebenarnya mungkin sedikit berfluktuasi. Pada saat yang sama, gas buang yang dihasilkan selama operasi perlu dilengkapi dengan fasilitas ventilasi di area penyimpanan tertutup atau semi tertutup untuk memenuhi persyaratan perlindungan lingkungan dan kesehatan personel.
Kinerja Daya Tahan Baterai Double-shift Forklift Listrik
Forklift listrik mengandalkan baterai daya untuk menyediakan daya. Saat ini, setelah model mainstream terisi penuh, mereka dapat mendukung 6 hingga 8 jam operasi terus menerus. Untuk kebutuhan shift siang dan malam, forklift listrik biasanya menggunakan dua cara untuk mengisi daya: pertukaran daya atau pengisian cepat. Dalam mode pertukaran daya, hanya perlu 5 hingga 8 menit untuk operasi terampil menyelesaikan penggantian baterai, yang dapat dengan cepat kembali ke kondisi kerja; dalam mode pengisian cepat, dibutuhkan 30 hingga 60 menit untuk memulihkan sekitar 80% daya, dan waktu tunggu relatif lama. Selain itu, di lingkungan bersuhu rendah di malam hari, aktivitas baterai forklift listrik akan berkurang, dan masa pakai baterai yang sebenarnya dapat dipersingkat 10% hingga 15%. Namun, karena kurangnya emisi gas buang, lebih cocok untuk skenario operasi malam di area penyimpanan tertutup.
Perbandingan Adaptasi Kondisi Kerja dalam Skenario Pergeseran Ganda
Dari perspektif kontinuitas operasi, konsumsi bahan bakar forklift bahan bakar sedikit lebih lama di tengah, tetapi ambang batas untuk menyiapkan titik pengisian bahan bakar di taman lebih rendah, dan kesulitan pencocokan kecil; mode pertukaran daya forklift listrik lebih efisien, tetapi perlu dilengkapi dengan baterai cadangan dan fasilitas pertukaran daya yang memadai, dan pengisian cepat memiliki persyaratan tertentu untuk tata letak pengisian lokasi. Dari perspektif biaya operasi, biaya bahan bakar forklift bahan bakar sangat dipengaruhi oleh fluktuasi harga minyak, dan biaya perawatannya relatif tinggi; biaya listrik forklift listrik stabil, dan proses perawatan harian lebih sederhana, dan biaya operasi jangka panjang lebih menguntungkan. Dari segi kemampuan beradaptasi lingkungan, forklift listrik lebih sesuai dengan kebutuhan taman dengan persyaratan perlindungan lingkungan yang tinggi, terutama di area operasi tertutup pada malam hari; forklift bahan bakar lebih mudah beradaptasi di area operasi terbuka luar ruangan, tanpa bergantung pada fasilitas penunjang listrik.
Secara keseluruhan, di bawah skenario operasi shift ganda siang dan malam di taman logistik, forklift listrik dan forklift bahan bakar memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri. Taman perlu memilih jenis forklift yang lebih sesuai berdasarkan lingkungan operasinya sendiri, fasilitas pendukung dan anggaran biaya untuk memastikan kesinambungan dan ekonomi operasi shift ganda.
